Sistem Operasional PM1

DCS Dashboard & Management

Pusat navigasi digital, ensiklopedia alur proses, dan akses operasional. Dibangun khusus untuk memaksimalkan efisiensi dan akurasi di lapangan.

Kalkulator

SOP Harian

Data Kimia

Arsip SOP

Alur Proses Starch Preparation

Pemahaman komprehensif alur produksi kertas dari awal hingga akhir.

1. Pengenalan Starch Preparation

Tahap persiapan starch adalah proses krusial yang menentukan kekuatan permukaan kertas. Di sini, material dasar pati dihidrolisis dan direaksikan bersama bahan kimia pendukung dengan presisi tinggi.

2. Tahap Awal: Starch Mixing

Pencampuran air dan pati mentah dalam tangki pencampur. Di tahap ini, DCS memainkan peran penting mengatur rasio konsentrasi bahan agar parameter Solid Content sesuai standar.

Pengisian Bahan (Hopper)

Agitasi Tangki Mixing

3. Proses Inti: Starch Reaction

Slurry starch dipanaskan menggunakan Jet Cooker dan direaksikan dengan Enzyme Amylase untuk mencapai viskositas target. Proses pemanasan ini sangat krusial dan dipantau ketat secara termodinamik.

Injeksi Steam (Pemanasan)

Tangki Reaktor (Hidrolisis)

4. Finalisasi & Distribusi

Puncak dari alur proses. Starch yang telah matang dan difiltrasi akan ditampung di Final Tank. Dari sini, larutan sizing akan didistribusikan secara konstan menuju mesin kertas (Size Press) untuk pelapisan.

Storage & Filtrasi

Final Tank (Distribusi Size Press)

5. Aplikasi Starch di Sym Sizer (Size Press)

Sebagai informasi tambahan (FYI), cairan coating yang telah siap dari Final Tank akan didistribusikan ke bagian Sym Sizer (Size Press). Pada bagian ini terjadi proses penambahan bahan sizing untuk melapisi permukaan lembaran kertas.

Ilustrasi Sym Sizer (Size Press)

Fungsi Sizing (Pelapisan)

  • Meningkatkan Internal Strength & kuat tarik (Tensile).
  • Membantu daya tahan permukaan kertas agar tidak cepat menyerap air atau tinta.
  • Membuat kertas nampak glossy dan permukaannya rata.
  • Menurunkan probabilitas linting of paper dan membantu rigidity.

Komponen Kritis Size Press

  • Applicator Roll (Top & Bottom): Mentransfer coating ke bagian atas dan bawah sisi lembaran kertas secara merata.
  • Rod: Berperan meratakan coating sebelum menyentuh kertas, memastikan distribusi terbebas dari sirkulasi udara.
  • Air Turn Fun Foil: Membantu proses drying melalui hembusan udara panas agar sisi kertas yang basah tidak berpotensi lengket atau putus.

DCS Insight: Wet Film & Roll Cooling

Dalam operasional DCS, terdapat hubungan yang berbanding terbalik antara kecepatan (Speed) mesin dengan lapisan kertas: Semakin cepat mesin dijalankan, lapisan film (coating) akan semakin tipis. Selain itu, suhu komponen diawasi ketat melalui System Roll Cooling menggunakan sirkulasi air dan angin untuk menurunkan temperatur demi mencegah delaminasi pada roll cover yang terbuat dari bahan polyurethane.

Kumpulan Rumus Starch Kitchen

Referensi matematis cepat untuk perhitungan parameter pada sistem DCS PM1.

Ditulis Oleh Ardita Rizki Fauzi

Rumus Solid

Starch ÷ (Starch + Water)

Flow Starch Elevator

Solid × Flow Water ÷ (1 - Solid)

Menghitung Flow

(Level Tangki 1 - Level Tangki 2)% × Volume Tangki ÷ (Time Level 2 - Time Level 1)

Retention Time

(Flow FIC-6881 ÷ 60 × 1000) × Waktu Retention (min) ÷ 7000 × 100

Flow Waterglass

Flow ML1a/ML1b × %Solid Storage × %Dosis Waterglass ÷ 1.4

Density Starch (%)

100 ÷ (100 - solid + (solid × 1.65))

Konversi l/min ↔ m³/jam

l/min → m³/jam: Flow × 60 ÷ 1000

m³/jam → l/min: Flow ÷ 60 × 1000

Rumus Pengenceran

(Flow ML1a/ML1b × %Solid Content ÷ %Solid Target) - Flow ML1a/ML1b

Rumus Pencampuran

(Total Volume 1 × Solid 1) + (Total Volume 2 × Solid 2) ÷ (Total Volume 1 + Total Volume 2)

Solid NaOH

Total NaOH × 48% ÷ (Total NaOH + Total Water)

PPM Enzyme

(Flow Enzyme (ml/min) ÷ Flow Starch (Kg/min)) × 1000

Starch Bonedry Flow (Kg/H)

(%Solid Final Tank ÷ 100) × Total Flow Static Mixer (m³/h) × 1000

Starch Consumption (Kg/Tp)

Starch Bone Dry Flow (Kg/H) ÷ Paper Prod. Rate (T/H)

Zoomed Image